Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi Kejang pada Anak yang Efektif

Jangan Panik! Ini 5 Cara Mengatasi Kejang pada Anak yang Efektif

Kejang dan demam bukan lagi masalah kesehatan baru bagi anak. Sebab, kondisi gangguan kesehatan ini sering terjadi dan pastinya tidak boleh dianggap remeh. Apalagi untuk masalah kencang pastikan untuk segera memeriksanya ke klinik atau puskesmas supaya bisa memperoleh penanganan tepat. Tapi paling tidak orang tua harus mengetahui cara mengatasi kejang pada anak, apalagi untuk pergi ke dokter masih memerlukan perjalanan yang lama.

Penting bagi orang tua untuk mengetahui pertolongan pertama saat anak saat mengalami kejang. Supaya tidak terlalu panik ketika gangguan kencang ini tiba-tiba menimpa anak. Bagi yang belum tahu pertolongan pertama yang harus dilakukan, bisa mencermati ulasan berikut:

1. Hindari Memberikan Apapun ke Mulut Anak

Ketika anak mengalami kejang, tentu saja apapun ingin diberikan oleh orang tua agar kejang bisa berhenti. Biasanya anak akan diberikan minum atau obat-obatan. Padahal cara yang salah ini dapat mengakibatkan kondisi anak jadi lebih parah.

Hal ini dikarenakan memasukkan sesuatu ke mulut anak bisa berpotensi menutup jalur nafas yang berujung membuat anak sesak. Oleh sebab itu, perhatikan hal ini ketika anak sedang mengalami kejang. Pastikan jangan terlalu panik agar beberapa tindakan berbahaya tidak dilakukan.

2. Pastikan Tidak Memaksa Anak untuk Makan dan Minum saat Kejang

Orang tua biasanya gegabah memberikan anak makanan dan minuman saat kejang dari saking paniknya. Padahal seperti yang sudah disinggung sebelumnya, cara mengatasi kejang pada anak yaitu tidak dengan memberikan makanan atau minuman apapun ke anak.

Apabila anak dipaksa untuk menelan sesuatu ketika masih dalam kondisi kejang ini bisa berbahaya. Bahkan dapat berujung maut. Oleh karena itu, agar kondisi anak tetap aman pastikan menghindari kekeliruan ini.

3. Letakkan Anak di Lantai

Pertolongan pertama selanjutnya ketika anak mengalami kejang adalah meletakkannya di lantai. Walaupun cara ini terkesan remeh, tapi menjadi salah satu solusi agar kejang anak tidak semakin parah.

Orang tua tidak perlu panik ketika anak mengalami kejang karena akan perlahan mereda jika cara ini dilakukan. Pastikan lantai untuk meletakkan anak saat kejang tidak ada benda-benda berserakan di sekitarnya. Hal ini dilakukan supaya anak aman dari benturan atau goresan benda.

4. Baringkan dalam Posisi Miring

Saat kejang biasanya anak akan mengeluarkan air liur. Pada kondisi ini sebagai orang tua harus memastikan posisi anak dalam keadaan miring ketika berbaring. Upaya ini agar anak tidak tersedak air liurnya sendiri.

Kondisi memprihatinkan ini tentu harus betul-betul diperhatikan agar kondisi kejang anak tidak semakin parah. Sebab, pertolongan pertama kejang pada anak dari tindakan orang tua sebelum pergi ke dokter.

5. Catat Durasi Kejang Anak

Disarankan bagi orang tua agar tidak panik saat anak mengalami kejang, sebab ada berbagai tugas yang perlu dilakukan seperti mencatat durasi kejang anak. Jika kejang yang dialami anak cukup lama, segera hubungi dokter supaya dapat penanganan yang tepat.

Dokter akan memberikan penanganan lebih lanjut agar kondisi kejang pada anak mereda. Tapi beberapa cara yang disarankan tentu harus dilakukan sebelum dokter datang atau pergi ke dokter. Anak tetap membutuhkan pertolongan pertama supaya kondisinya tidak terlalu parah.

Itulah 5 cara mengatasi kejang pada anak yang perlu dijadikan pertolongan pertama oleh orang tua dan penting untuk diterapkan. Apalagi saat kondisi tidak memungkinkan dokter datang lebih cepat atau mengunjungi dokter saat itu juga. Tetapi kalau memang tidak terkondisikan dengan beberapa cara di atas, maka segera bawa anak ke dokter supaya mendapatkan pertolongan yang tepat.

 

Baca artikel lainnya di IwanWahyudi.comĀ 

Leave a Reply

Your email address will not be published.