Categories
Pembelajar

Tetap Optimis di Tengah Pandemi

Di awal tahun 2020 mungkin bukan saya, tapi banyak orang yang sangat bersemangat dan yakin bahwa kondisi akan baik baik saja…

Rencana, goal, mimpi-mimpi sudah ditetapkan dengan penuh optimis. Ya, semua akan berjalan baik-baik saja seperti tahun-tahun sebelumnya.

Semua orang berpikir bahwa perjuangan yang telah dilalui tahun sebelumnya sangatlah menyenangkan. Walau tidak mudah tetapi terasa progressnya. Situasi di setiap negara juga menunjukkan hal yang positif. Di Indonesia, setelah pemilu, ekonomi Indonesia cukup baik, salahsatu buktinya travelling berkembang pesat termasuk biaya tiket dan hotel yang terjangkau.

Bagi sebagian orang yang memang suka cari tantangan tempat baru, tentu faktor budget menjadi sangat terbantu.

Selanjutnya, Bulan Februari datang, situasi berubah drastis.Dunia mulai ketakutan dengan adanya sebuah virus di suatu belahan dunia.

Sebulan berselang, Maret, di Indonesia pun ikut mencekam. Semua kegiatan dibatasi, hingga bukan hanya membatasi gerak, tapi juga penghasilan sebagian besar orang di seluruh dunia.

Katanya ini kejadian 100 tahun. Tentu kita akan sulit menemukan referensi bagaimana menghadapi situasi pandemi seperti ini. Kita semua tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Tentu ini adalah suatu tantangan, yakin bahwa selalu ada kesempatan untuk belajar dan terus berkembang

Bersyukur bagu mereka yang punya banyak teman, sahabat, guru yang luar biasa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, yang mengarahkan diri kita untuk selalu positif.

Entah sampai kapan kondisi ini akan berakhir, yang pasti untuk sekedar bisa survive bahkan berkembang, saat ini dibutuhkan perjuangan keras. Tapi sebagai orang yang terus berpikiran positif, sebenarnya ada beberapa saran yang bisa kita jadikan pelajaran kehidupan menghadapi kondisi saat ini:
.

𝟏. Ketahui Siapa Diri Kita
Berikan waktu pada diri sendiri untuk mengenali diri lebih baik lagi. Cari tahu siapa diri kita, mau kemana, mengapa itu semua penting bagi diri kita?
.

𝟐. Carilah mentor dan grup yang saling mendukung
carilah orang yang akan memaksa diri kita untuk naik kelas, untuk berbagi pengalaman. Tentu tidak mudah menemukan mereka, diperlukan pengabdian dan tidak egois pada diri sendiri.
.

𝟑. Implementasilan Apa yang Anda Pelajari
Kini banyak sekali ilmu ilmu yang bisa kita akses dengan cepat dan mudah di internet. Jangan sampai lupa untuk mempraktekkannya. Jangan kita terlena dengan kata-kata, tapi tidak melakukan apa-apa. Ingat, waktu kita sangat terbatas.
.

𝟒. Rutin Lebih Baik dari Sempurna
Saya sering kali merasa tidak pede, karena selalu ingin sempurna. Tapi kesempurnaan adalah tembok dari kesuksesan. Mulailah dari hal-hal yang kecil, terus perbaiki dan evaluasi.
.

𝟓. Bekerjalah Sesuai Mindset
Pertumbuhan diri kita harus dimulai dari hati. Fokuslah pada hal-hal dalam diri kita untuk menjadi positif. Mulai dengan doa dan niat yang baik, hindari drama di social media, tutup semua celah yang membuat toxic perasaan dan pikiran kita.

Semoga langkah-langkah ini akan membuat perjalanan kita lebih mudah dan dapat melalui masa ini dengan gemilang.

Waktu terbaik untuk memulai adalah kemarin,
waktu terbaik berikutnya adalah saat ini juga !

BERGABUNG BERSAMA KAMI
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Bergabunglah dengan lebih dari 3.000 orang yang telah menerima email rutin dari saya, dan pelajari cara menulis kreatif di sosial media, artikel blog dan buku. Siapa tahu ini bisa menjadi penghasilan sampingan bahkan utama Anda
Email Anda aman bersama kami

By Iwan Wahyudi

Ini adalah blog pribadi Iwan Wahyudi. Seorang Penulis, blogger dan self publisher dengan puluhan karya untuk personal dan perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *